*Bahan :
- HH/HP Android Kalian Harus Sudah Di [ROOT].
- XmultiWindow.apk.
- Xposed Installer.apk.
- Let's Get Rich Clone.apk
- Line Clone.apk (untuk daftar Email akun Line tumbal) Kalau Sudah Punya Email Gak Usah.
*Link Download :
[+] XMultiWindow :
- https://www.dropbox.com/s/ix3zdj0j2hio2io/XMultiWindow%201.6.0_1.apk?dl=0
[+] Xposed Installer :
- https://www.dropbox.com/s/ursahgjuqosr1ck/Xposed%20Installer%202.6.1_32.apk?dl=0
[+] Let's Get Rich Clone :
- https://www.dropbox.com/s/nf91vkbgw8agm93/Get%20Rich%201.0.2_107_clone.apk?dl=0
*Tutorial :
- Berdoa [ Itu Penting! ]
- Install Xposed Installer.apk.
- Setelah Itu XMultiWindow.apk
- Lalu Install Juga LGR Clone.apk nya
- Buka Xposed Installer, bila ada notif SU Izinkan! Izinkan saja ..
Pilih Framework>Update blabla.. Restart!
- Setelah Hp kalian menyala,Buka Lagi Xposed Installernya, Pilih Module> centang XMultiWindow, Lalu Restart!
- Setelah Hp Kalian menyala, Setting XMultiWindow Sesuka Kalian,Lalu Restart Kembali.
- Setelah Hp Kalian Menyala, buka XMultiwindow > SideBarSetting> SideBar App Setting> Add [LGR Asli dan LGR Clone]
*=Untuk Yang Belum Punya Email Line=*
- Buat Id Tumbal di Line Clone.
Ingat! Harus Email!
=[Untuk Yang Memakai XMultiWindow]=
- Buka XMultiWindow,
Pilih OpenSideBar> SideBarSetting> SideBarApp Setting> Add> Pilih apk get rich asli dan get rich clone
*Kalau tidak ada LGR Clone ganti nama LGR clone menggunakan APK Editor Link: https://www.dropbox.com/s/bqpgwg1r6j78ru5/APK%20Editor%201.2.4_11.apk?dl=0
Kalau sudah usap layar dari kiri ke kanan trus buka get rich asli dan get rich clone
nb: kalau login LGR gagal freeze/uninstall apk line
*semoga berhasil kawan.
sumber : www.nyit-nyit.net
Selasa, 16 Desember 2014
Minggu, 21 September 2014
Resensi Novel Siti Nurbaya
Tugas Resensi Novel "Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai)"
TUGAS
RESENSI NOVEL
“SITI
NURBAYA( KASIH TAK SAMPAI)”
I.
Identitas Buku
v
Nama
Pengarang : Marah Rusli. Seorang Minang yang berpendidikan Belanda dalam ilmu kedokteran hewan.
v
Judul
Buku : Siti Nurbaya.
(Kasih Tak Sampai)
v Cetakan :
44 tahun 2008
v
Tempat
Terbit : Jakarta.
v
Tahun
Terbit : 1992.
v
Tebal
Buku : 271 Halaman.
v
Jenis
Kertas : Soft Cover.
v
Harga
Buku : Rp. 50.000,-
v
Kategori
: Fiksi, Novel
Sinopsis
Ibunya meninggal saat Siti Nurbaya
masih kanak-kanak, Maka bisa dikatakan itulah titik awal penderitaan hidupnya.
Sejak saat itu hingga dewasa dan mengerti cinta ia hanya hidup bersama Baginda
Sulaiman ayah yang sangat disayanginya. Ayahnya adalah seoranga pedagang yang
terkemuka di Kota Padang. Sebagian modal usahanya merupakan uang pinjaman dari
seorang rentenir bernama Datuk Maringgi.
Pada mulanya usaha pedagangan
baginda Sulaiman mendapat kemajuan pesat, hal itu tidak dikehendaki leh
rentenir seperti Datuk Maringgi. Maka untuk melampiaskan keserakahannya Datuk
Maringgi menyuruh kaki tangannya membakar semua kios milik Baginda Sulaiman
dengan demikian hancurlah usaha Baginda Sulaiman. Ia jatuh miskin dan tak
sanggup membayar utang-utangnya pada Datuk Maringgih dan inilah kesempatan yang
dinanti-nantikannya Datuk Maringgi mendesak Baginda Sulaiman yang sudah tak
berdaya agar melunasi semua hutang-hutangnya boleh hutang tersebut dianggap
lunas asalkan Baginda Sulaiman mau menyerahkan Siti Nurbaya putrinya kepada
Datuk Maringgi.
Menghadapi kenyataan seperti itu
Baginda Sulaiman yang memang sudah tak sanggup lagi membayar hutang-hutangnya
tidak menemukan pilihan lain selain yang ditawarkan oleh Datuk Maringgi.
Siti Nurbaya menangis menghadapi
kenyataan bahwa dirinya yang cantik dan muda berlia harus menikah dengan Datuk
Maringgi yang sudah tua bangka dan berkulit kasar seperti katak. Lebih sedih
lagi ketikaIa teringat Samsul Bahri kekasihnya yang sedang sekolah di Stovia
Jakarta. Sungguh berat memang namun demi keselamatan dan kebahagiaan
Ayahandanya ia mau mengorbankan kehormatan dirinya dengan Datuk Maringgi.
Samsul Bahri yang ada di Jakarta
mengetahui peristiwa yang terjadi di desanya, Terlebih karena Siti Nurbaya
mengirimkan surat yang menceritakan tentang nasib yang dialami keluarganya.
Pada suatu hari ketika Samsul Bahri dalam liburan kembali ke Padang, Ia dapat
bertemu empat mata dengan Siti Nurbaya yang telah resmi menjadi istri Datuk
Maringgi. Pertemuan itu diketahui oleh Datuk Maringgi sehingga terjadi
keributan. Teriakan Siti Nurbaya terdengar oleh ayahnya yang tengah terbaring
karena sakit keras. Baginda Sulaiman berusaha bangkit tetapi akhirnya jatuh
tersungkur dan menghembuskan nafas terakhir.
Mendengar itu Ayah Samsul Bahri yaitu Sultan
Mahmud Syah yang kebetulan menjadi penghulu Kota Padang, malu atas perbuatan
anaknya sehingga Samsul Bahri harus kembali ke Jakarta dan Ia berjanji untuk
tidak kembali lagi kepada keluarganya di Padang. Datuk Maringgi juga tidak tinggal
diam karena Siti Nurbaya di usirnya.
Tak lama kemuadian Siti Nurbaya
meninggal dunia karena memakan lemang beracun yang sengaja diberikan oleh kaki
tangan Datuk Maringgih. Kematian Siti Nurbaya itu terdengar oleh Samsul Bahri
sehingga dia menjadi putus asa dan mencoba melakukan bunuh diriakan tetapi
mujurlah karena ia tak meninggal sejak saat itu samsul bahri tidak meneruskan
sekolahnya dan memasuki dinas militer.
Sepuluh Tahun kemudian dikisahkan di
Kota Padang sering terjadi huru-hara dan tindakan kejahatan akibat ulah Datuk
Maringgi dan orang-orangnya Samsul bahri yang telah berpangkat Letnan dikirim
un tuk melakukan pengamanan. Samsul Bahri yang mengubah namanya menjadi Letnan
Mas segera menyerbu kota padang. Ketika bertemu dengan Datuk Maringgi dalam
suatu keributan tanpa berpikir panjang lagi Samsul Bahri menembaknya Datuk
Maringgi jatuh tersungkur, Namun sebelum tewas Ia sempat membacok kepala Samsul
Bahri dengan parangnya.
Samsul Bahri alias Letnan Mas Segera
dilarikan kerumah sakit pada saat-saat terakhir menjelang ajalnya, Ia meminta
dipertemukan dengan Ayahandanya. Tetapi ajal lebih dulu merenggut sebelum
Samsul Bahri sempat bertemu dengan orang tuanya.
v Keunggulan Buku Ini (Siti Nurbaya)
Komposisi ceritanya layak diterima dan
masuk akan dan tidak membahas kawin paksa saja tetapi mengungkap secara
objektif yaitu soal jemputan adat yang
kuat dalam perdagangan dan soal kehidupan.
v Kelemahan Buku Ini (Siti Nurbaya)
Pengarangnya terlalu mudah untuk membunuh
pelaku-pelaku di dalam cerita dan dialog satu pelaku terlalu panjang sehingga
pelaku yang lain diam tidak kebagian cerita. Hal yang seperti itu tidak mungkin
ada di kehidupan masyarakat. Hal-hal lain memberikan kesan pertentangan antara
kaum kolot yang masih mempertahankan adat dan kaum muda yang ingin merombak
adat.
Menurut Bakri
Siregar, diksi
dalam Sitti Nurbaya tidak
mencerminkan gaya bahasa Marah Rusli sendiri, melainkan bahasa Melayu dengan
"gaya Balai Pustaka", yang diwajibkan penerbit itu. Akibatnya, gaya
Rusli yang dipengaruhi sastra lisan itu, yang sering mengabaikan perkembangan
alur untuk menjelaskan sesuatu "menurut kesenangan dan selera hati
[penulis]", dianggap kurang.
v Bahasa yang digunakan :
Bahasa melayu yang fasih dan sesuai dengan
zaman pada waktu itu.
v Unsur Intrinsik yang menonjol dari novel tersebut.
1. Penokohan (Watak Tokoh)
Sitti Nurbaya
Lemah lembut,
penurut, anak yang berbakti.
Sitti Nurbaya
adalah salah satu protagonis utama. Menurut penulis cerpen dan kritikus sastra
Indonesia Muhammad Balfas, Nurbaya merupakan tokoh yang
dapat mengambil keputusan sendiri, sebagaimana terwujud ketika dia memutuskan
untuk menikah Datuk Meringgih ketika Meringgih mengancam ayahnya, kesediaannya
untuk mendorong Samsul, dan pelariannya dari Meringgih setelah ayahnya
meninggal. Dia juga cukup mandiri untuk pergi ke Batavia sendiri untuk mencari
Samsul. Tindakannya dianggap melanggar adat, dan ini akhirnya
membuat dia diracuni. Kecantikannya, sehingga disebut "bunga Padang",
dianggap sebagai wujud fisik dari hatinya yang baik dan beradab.
Samsul bahri
Samsul bahri adalah
protagonis pria utama. Dia dinyatakan sebagai orang yang berkulit kuning langsat,
dengan mata sehitam tinta; namun, dari jauh, dia dapat dikira orang Belanda.
Sifat fisik ini dijelaskan oleh Keith Foulcher, seorang dosen bahasa dan sastra
Indonesia di Universitas Sydney, sebagai wujud sifatnya yang
suka menjadi seperti orang Belanda. Penampilannya yang menarik juga dianggap
sebagai wujud sifatnya yang baik dan beradab.
Datuk Meringgih
Egois, pendendam, iri dengki.
Datuk Meringgih
adalah antagonis utama dari novel. Dia seorang pedagang yang dibesarkan di
keluarga yang miskin, lalu menjadi kaya setelah masuk ke dunia kriminal. Balfas
menyatakan bahwa dorongan utama Meringgih dalam cerita ialah rasa iri dan
keserakahan, sebab dia tidak dapat "menerima bahwa ada yang lebih kaya
daripada dia". Balfas beranggapan bahwa Meringgih adalah tokoh yang
"digambarkan dengan hitam dan putih, tetapi mampu untuk menyebabkan
konflik di sekitarnya". Menjelang akhir novel, Meringgih menjadi
"pejuang pasukan anti-kolonialis", didorong oleh keserakahannya;
menurut Foulcher, gerakan anti-kolonialis ini kemungkinan besar bukanlah usaha
untuk memasukkan komentar anti-Belanda.
Baginda Sulaiman.
Baginda
Sulaiman : Penyanyang
Sultan Mahmud Syah
Sebagai pelaku tambahan (Toloh Protagonis),
Ayahnya Samsul Bahri yang berwatak: Bijaksana, sopan, ramah, adil, penyayang.
2. Amanat
Pesan utama
dari novel disampaikan dengan dialog panjang antara tokoh-tokoh dengan dikotomi
moral, untuk menunjukkan alternatif dari pendirian penulis dan, dengan
demikian, "menunjukkan alasan yang jelas mengapa penulis itu benar".
Namun, pandangan yang "benar" (punya penulis) ditunjukkan dengan
kedudukan sosial dan moral tokoh yang mengajukan pandangan tersebut.
Cinta itu tidak dapat dipaksakan. Cinta itu tidak dapat dikekang. Kita
tidak bisa memelihara cinta dalam ruang yang terbatas, karena hakikatnya cinta
itu bebas.
• Demi orang-orang
yang dicintainya seorang wanita bersedia mengorbankan apa saja meskipun ia tahu
pengorbanannya dapat merugikan dirinya sendiri. Lebih-lebih pengorbanan
tersebut demi orang tuanya.
• Bila asmara melanda jiwa seseorang maka luasnya samudra tak akan mampu menghalangi jalannya cinta. Demikianlah cinta yang murni tak akan padam sampai mati.
• Bagaimanapun juga praktek lintah darat merupakan sumber malapetaka bagi kehidupan keluarga.
• Menjadi orang tua hendaknya lebih bijaksana, tidak memutuskan suatu persoalan hanya untuk menutupi perasaan malu belaka sehingga mungkin berakibat penyesalan yang tak terhingga.
• Dan kebenaran sesungguhnya di atas segala-galanya.
• Akhir dari segala kehidupan adalah mati, tetapi mati jangan dijadikan akhir dari persoalan hidup.
• Bila asmara melanda jiwa seseorang maka luasnya samudra tak akan mampu menghalangi jalannya cinta. Demikianlah cinta yang murni tak akan padam sampai mati.
• Bagaimanapun juga praktek lintah darat merupakan sumber malapetaka bagi kehidupan keluarga.
• Menjadi orang tua hendaknya lebih bijaksana, tidak memutuskan suatu persoalan hanya untuk menutupi perasaan malu belaka sehingga mungkin berakibat penyesalan yang tak terhingga.
• Dan kebenaran sesungguhnya di atas segala-galanya.
• Akhir dari segala kehidupan adalah mati, tetapi mati jangan dijadikan akhir dari persoalan hidup.
3. Tema
Sitti Nurbaya cenderung dianggap
mempunyai tema anti-pernikahan paksa, atau menjelaskan perselisihan antara
nilai Timur dan Barat. Novel
ini juga pernah dinyatakan sebagai suatu "monumen perjuangan pemuda-pemudi
yang berpikiran panjang" melawan adat. Namun, menurut Balfas tidaklah adil
apabila Sitti Nurbaya dianggap
hanya sebuah cerita tentang kawin paksa, sebab hubungan antara Nurbaya dan
Samsul dapat diterima masyarakat. Dia menegaskan bahwa novel ini merupakan
perbandingan pandangan Barat dan tradisional terhadap pernikahan, yang
dilengkapi dengan kritik sistem mas kawin dan poligami.
4.
Alur : Maju
Cerita novel
“Siti Nurbaya” ini ceritanya benar-benar dimulai dari eksposisi, komplikasi,
klimaks, dan berakhir dengan pemecahan masalah. Pengarang menyajikan ceritanya
secara terurut atau secara alamiah. Artinya urutan waktu yang urut dari
peristiwa A,B,C,D dan seterusnya.
5.
Latar(
Setting)
Waktu : Pagi, Siang, Petang
Suasana : Sedih, Gembira, Tertekan
Tempat : Di kediaman Baginda Sulaiman, di toko Baginda Sulaiman, kediaman Datuk Maringgih, Di kediaman samsul
Bahri, Di bawah pohon, dsb.
6.
Sudut Pandang.
Sudut pandang yag digunakan oleh pengarang movel “Siti
Nurbaya” ini yaitu sudut pandang diaan-mahatahu. Pengarang berada di luar
cerita hanya menjadi seorang pengamat yang maha tahu dan bahkan mampu berdialog
langsung dengan pembaca.
v Unsur Ekstrinsik yang Menonjol
B. Unsur Ekstrinsik
1. Keadaan subjektivitas pengarang yang memiliki
sikap, keyakinan, dan pandangan hidup.
Keadaan Subjektivitas: pengarang berusaha melakukan
inovasi baru, dengan menggebrak Sastra Indonesia Modern dengan melncurkan novel
ini dengan gaya bahasa sendiri. Pandangan hidup penulis adalah pandangan hidup
ke depan dan penuh inovasi baru. Dan juga tak terpaut juga terkekang dengan
adat istiadat lama.
2. Psikologi pengarang (yang mencakup proses kreatifnya.
Psikologi pengarang: merasa terkekang dengan adat
istiadat lama, dan melakukan terobosan dengan mengarang buku novel, “Siti
Nurbaya”.
3. Keadaan di lingkungan pengarang seperti ekonomi,
politik, dan sosial.
Keadaan yang terjadi: masih terkekang dalam kehidupan
adat istiadat yang masih kuno, baik dari segi ekonomi, politik dan sosialnya. Lalu
pengarang berusaha membuat terobosan baru dengan karyanya.
4. Pandangan hidup suatu bangsa dan berbagai karya
seni yang lainnya.
Pandangan yang terjadi: pada saat itu pandangan karya
seni cenderung monoton, dan gaya bahsanya hanya itu saja, jadi Marah Rusli
membuat gebrakan dengan memunculkan gaya bahasa Melayu.
v Kesimpulan
Dari gambaran novel
Siti Nurbaya yang secara rinci telah memberikan sebuah pengalaman yang sangat
penting terhadap kehidupan sosial, karena kisah tersebut menggambarkan
nilai-nilai, baik nilai sosial, nilai kebudayaan , nilai agama maupun nilai
pendidikan. Sebagaimana telah kita ketahui tentang sikap-sikap yang telah
dilakukan oleh para tokoh, ada sikap-sikap yang perlu kita contoh seperti
samsul bahri dan sikap yang tidak perlu dicontoh adalah Datuk Maringgih yang
selalu meresahkan orang lain.
Berkali-kali buku Siti
Nurbaya dibaca, berkali-kalin pula ditemukan keindahan yang berbeda,
berkali-kali ditemukan misteri yang tak sama . Novel ini menggambarkan
tentang cinta yang indah. Tentang patriotisme. Dan perjuangan nilai-nilai
kemanusiaan yang ada pada setiap zaman, secara garis besar novel ini
menggambarkan sebuah percintaan yang tidak sampai pada
tujuan , walaupun begitu kesetiaan tetap ada
*Terima kasih kepada guru saya yg telah memberi tugas resensi :v dan kelompok saya semuanya*
CUSTOM ROM Fakitkat Samsung Galaxy Ch@t
Tentang GALAXY CHAT GT-B5330
[Custom Rom] FaKitKat Rom [JB]
Yeah... Akhirnya newbie yg satu ini selesai bikin simple custom romnya :v
CusRom KitKat ini masih jauh dari kata bagus, apalagi kata sempurna, jadi harap di maklumi...
Langsung aja tanpa basa basi, nanti malah tambah basi :v
Tinggalkan Jejakmu :*
SS : https://www.dropbox.com/sh/ns6hvg1j39lga0z/FqIhlFF9gW
SS Lainnya : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=802365749791106&set=gm.741339362563268&type=1
Fiturnya cuma dikit :
- Full DEODEX
- Look Like KITKATnya Samsung
- Support OG Battery (ada beberapa batre yg di ubah jadi White Mode)
- Enable/Disable AOSP Lockscreen
- Full Wallpaper on lockscreen
- Notification bar mirip S5, masih beda jauh sih, sangat malah :D
- UI hanya 2 Tab dengan 16 Toggle
- Flipper UI
- Gradient Statusbar
- Night Mode
- SecSettings Light Mode
- SMS Light Mode
- Task Manager Light Mode
- File Light Mode
- Animation Transition (Lupa Namanya)
- 7 apps di Hotseat aka Dock
- Appdrawer 5 x 5
- FlashBar (MW) look like S4 dan kawan kawan
- Dengan Wallpaper Chooser yg baru
- KitKat Plat Logo Activity
- S5 Icon Pack (Cuma dikit, tapi gpp, greget :3)
- pilihan SS di Device options
- S5 Theme (Cuma dikit, tapi gpp, greget :3)
- Selebihnya rasain sendiri :3
Next Update mungkin ane tambah fiturnya, biar makin manis :3
Atau nanti ada yg mau modif romnya? SILAHKAN ;)
Saya mohon maaf untuk flashable yg sebelumnya kurang anu :3
Maaf ya bro :3
Jangan Bully, Newbie ya begini bro :'3
Yo ah ke TKP...
>>DO WITH YOUR OWN RISK<<
LINK DOWNLOAD :
https://drive.google.com/file/d/0B4tuEP9sMvWhMlB1WG5hMlVnNlk
FIXING ROOT :
https://www.dropbox.com/s/ujspgi4apb5vy7w/Fixing_Root_FY.zip
>>SAYA MOHON, JANGAN PERNAH ANUIN POSTINGANYA<<<
>>IKUTI TUTORIALNYA DENGAN BAIK<<
Cara Instal :
- Masuk ke Recovery Merah
- wipe data/factory reset
- apply update from sdcard
- Pilih CWM-MAKDROID.zip
- Pilih advance dan pilih wipe dalvik cache
- Kembali
- Pilih install zip from sd card
- Pilih choose zip from sdcard
- Cari FaKitKat_Rom.zip yg sudah di download tadi
- Tunggu ampe selesai vro
- Kalo udah, pilih lagi choose zip from sdcard
- Cari Fixing_Root_FY.zip yg sudah di download tadi (JANGAN LUPAKAN INI)
- Kalo udah, kembali ke tampilan awal cwm vro...
- Pilh reboot system now
- SELESAI...
Base Rom = B5330DXUBMD2 (Firmware Jelly Bean Region Indonesia)
>>IKUTI TUTORIALNYA DENGAN BAIK<<
TELITI!!! TELITI!!! TELITI!!! TELITI!!! TELITI!!! TELITI!!!
BUGS ?
Ane Tester pertama, sudah 5 kali test ini, 3 di antaranya instal ulang firmware.
dan hasilnya ngga ada bugnya...
Tester lainnya juga nda ada bugnya.
Sebenarnya kalo teliti pasti nda bakal ada bugnya.
Bisa aja itu FF, FA, atau FY :v
Kalo ada anu coba beritai saya :)
THANKS TO :
- ALLAH SWT
- This Group
- XDA Developers (Sorry bro, nda aku sebutin satu")
- Penghuni Group WA Galaxy Ch@t Mlehoy
- Rifqi aka Sarwoto aka Bobby
- Achyar, Andri, Rasyid, Alfian, Aries, Niezar dan mastah" GC lainnya ;)
- Laptop ku :*
Quote of Mlehoy World
"KEEP MOD AND FAK YEAH"
Sabtu, 21 Juni 2014
Lokasi mendaki PALING BERBAHAYA di DUNIA
Jumat, 20 Juni 2014
Melihat Sifat Orang dari Caranya Menggunakan Bantal
Melihat sifat orang dari caranya menggunakan bantal
1. Sifat orang yang suka memeluk bantal
Mereka yang suka memeluk bantal biasanya berjiwa seni. Mereka mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap lukisan, musik dan sastra. Perasaan mereka halus dan romantis. Orang seperti ini juga sering bisa meramal masa depan lewat mimpi. Mereka juga sangat prihatin terhadap kesusilaan.2. Sifat orang yang suka menggunakan banyak bantal
Biasanya kurang keyakinan. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka memerlukan banyak pendamping. Mereka jarang bisa membuat keputusan sendiri, sebaliknya selalu minta pendapat orang lain.3. Sifat orang yang suka tidur dengan satu bantal
Tidak suka mengada-ada dan bisa menerima keadaan apa adanya. Mereka juga seringkali keputusan berdasarkan logika dan nalar dan bukan karena nafsu semata-mata.4. Sifat orang yang suka meletakkan bantal di bawah kaki
Mereka mempunyai sifat kurang baik. Mereka jarang bergaul dengan orang, kaku dalam pergaulan. Ini menyebabkan mereka cenderung bersifat egois. Mereka gemar menempuh jalan pintas untuk mencapai cita-cita. Mereka tidak suka berusaha.5. Sifat orang yang suka tidur tanpa bantal
Mereka memiliki sifat percaya diri yang sangat tinggi. Kadangkala sifat percaya diri ini akhirnya akan membawa kepada sifat ego.6. Sifat orang yang tidak punya bantal
Kasihan. masa bantal aja gak punya….7. Sifat orang yang suka tidur sambil gigit bantal
Mungkin dia lapar…Rabu, 18 Juni 2014
Prestasi Chelsea FC
Prestasi
Domestik
Liga
-
- Juara (2): 1983–84, 1988–89
-
- Runners-up (5): 1906–07, 1911–12, 1929–30, 1962–63, 1976–77
Kejuaraan
-
-
- Runners-up (4): 1914–15, 1966–67, 1993–94, 2001–02
-
-
- Juara (4): 1964–65, 1997–98, 2004–05, 2006–07
-
- Runners-up (2): 1971–72, 2007–08
-
- Juara (4): 1955, 2000, 2005, 2009
-
- Runners-up (6): 1970, 1997, 2006, 2007, 2010, 2012
- Full Members Cup
-
- Juara (2): 1985–86, 1989–90
Eropa
-
- Juara (1): 2011–12
-
- Runners-up (1): 2007–08
-
- Juara (2): 1970–71, 1997–98
-
- Juara (1): 2012–13
Pengurus dan Kepemilikan Club Chelsea
Chelsea Limited
- Pemilik: Roman Abramovich
- Ketua: Bruce Buck
- Direktur: Ron Gourlay, Marina Granovskaia, dan Eugene Tenenbaum
- Pemimpin Eksekutif: Ron Gourlay
- Direktur Keuangan dan Operasional: Chris Alexander
- Sekretaris Klub: David Barnard
- Sekretaris Perusahaan: Alan Shaw
- Direktur: Marina Granovskaia dan Eugene Tenenbaum
- Bruce Buck
- Eugene Tenenbaum
- Ron Gourlay
- David Barnard
- Mike Forde (Direktur operasional sepak bola)
- Michael Emenalo (Direktur teknik)
- Lord Attenborough
- Pemilik klub Chelsea Roman Abramovich
Sejarah Chelsea FC
Pada tahun 1904 H.A. Mears mengakuisisi stadion atletik Stamford Bridge
dengan tujuan mengubah menjadi stadion sepak bola. Ia kemudian
merencanakan pendirian sebuah klub sepak bola baru setelah tawaran yang
diberikan kepada Fulham
untuk menggunakan stadion tersebut ditolak. Mengingat telah ada sebuah
klub bernama Fulham, nama Chelsea yang merupakan sebuah kota kecil yang
berdekatan dengan stadion dipilih sebagai nama klub baru tersebut.
Nama-nama lain seperti Kensington FC, Stamford Bridge FC dan London FC sempat dipertimbangkan untuk dipilih.[9] Chelsea didirikan oleh pada 10 Maret 1905 di sebuah pub The Rising Sun (kini restoran The Butcher's Hook)[1] dan pertama kali bermain pada kompetisi Football League.
John Robertson seorang pemain timnas Skotlandia berusia 28 tahun saat itu dipilih merangkap jabatan pemain-manajer pertama Chelsea. Sejumlah pemain direkrut dari berbagai klub untuk memperkuat tim, seperti penjaga gawang William "Fatty" Foulke dari Sheffield United, Jimmy Windridge dan Bob McRoberts dari Small Heath, dan Frank Pearson dari Manchester City. Pertandingan pertama mereka terjadi pada 2 September 1905, sebuah laga tandang menghadapi Stockport County. Chelsea kalah dengan skor 0–1.[10] Sedangkan pertandingan kandang pertama mereka adalah sebuah kemenangan 4–0 pada laga persahabatan menghadapi Liverpool. Robertson juga merupakan pencetak gol pertama Chelsea pada laga kompetitif saat kemenangan 1–0 atas Blackpool.[11]
Chelsea mengalami sejumlah promosi-degragasi pada Divisi Satu dan Divisi Dua Liga Inggris setelah berhasil meraih promosi ke Divisi Satu pada musim kedua mereka. Pencapaian terbaik mereka pada tahun-tahun awal adalah berhasil melaju hingga ke babak final Piala FA 1915 namun dikalahkan Sheffield United di Old Trafford dan saat mengakhiri Divisi Satu pada posisi tiga klasemen akhir tahun 1920.[12] Chelsea memiliki reputasi mendatangkan pemain-pemain terkenal[13] dan jumlah penonton yang besar[14], tapi kesuksesan masih belum menghampiri mereka pada masa-masa Perang Dunia I dan II.
Mantan penyerang Arsenal dan Inggris Ted Drake menjadi manajer pada tahun 1952. Drake mulai memodernisasi klub baik di dalam dan di luar lapangan. Ia mengganti logo Chelsea pensioner, meningkatkan sistem pelatihan dan pembinaan tim usia muda, dan memperkuat kedalaman tim dengan kelihaian mendatangkan sejumlah pemain dari divisi-divisi bawah dan liga-liga amatir hingga berhasil membawa Chelsea meraih trofi juara pertama mereka, gelar juara Divisi Satu Liga Inggris 1954–55. Pada musim berikut, UEFA mengadakan kejuaraan antar klub juara liga di Eropa, Piala Champions, namun ketidaksetujuan otoritas Liga Sepak Bola Inggris dan FA membuat Chelsea menarik diri dari kejuaraan tersebut sebelum dimulai.[15] Chelsea gagal melanjutkan kesuksesan tersebut dan hanya menjadi penghuni papan tengah klasemen liga pada dekade 1950an. Drake dipecat pada tahun 1961 dan digantikan oleh Tommy Docherty yang merangkap jabatan pemain-manajer.
Chelsea kembali menjadi juara Liga Utama Inggris 50 tahun kemudian, yaitu pada tahun 2005, pada masa jabatan manajer Jose Mourinho (2004 - 2007), yang saat itu mendapat dukungan penuh dari pemilik miliuner minyak berkebangsaan Rusia, Roman Abramovich.
Pada tahun yang sama (2005), Chelsea juga menjuarai Piala Carling dengan mengalahkan Liverpool. Selanjutnya pada tahun 2006, Chelsea kembali berhasil menjuarai Liga Utama Inggris. Dan pada tahun 2007, Chelsea juga kembali berhasil menjuarai Piala Carling setelah mengalahkan Arsenal 2-1 dan menjadi juara Piala FA setelah mengalahkan Manchester United 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.
Tapi karena beberapa penampilan yang buruk pada awal kompetisi 2007/2008 ditambah dengan ketidak sesuaian dengan sang pemilik, akhirnya Jose Mourinho mengundurkan diri dari jabatan manager, dan kemudian digantikan oleh Avram Grant mantan manajer tim nasional Israel.
Diawal masa kepelatihan Grant, banyak kalangan yang memandangnya sebelah mata. Meski demikian, Avram Grant mampu membawa Chelsea menjadi treble runner-up yaitu di ajang Piala Carling sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1. Disusul menjadi runner-up Liga Utama Inggris dibawah Manchester United dan menjadi runner-up di ajang Liga Champions setelah kalah adu penalti 6-5 dari Manchester United. Namun prestasi tersebut dianggap tidak cukup baik sehingga Grant terpaksa dipecat di akhir musim.
Pada akhir Januari 2009, Avram Grant digantikan oleh pelatih asal Brasil, Luiz Felipe Scolari. Namun, Scolari juga tidak mampu memberikan prestasi yang memuaskan. Sehingga pada akhir April 2009 mengalami nasib yang sama dengan Grant. Posisi kosong manajer Chelsea kemudian diisi oleh pelatih Rusia saat itu, Guus Hiddink, sampai akhir musim 2008–09. Pada akhir bulan Mei, sebelum meninggalkan Chelsea, Guus Hiddink memberikan kenangan manis dengan membawa gelar Piala FA kelima Chelsea.
Diawal musim kompetisi 2009–10, Chelsea mengumumkan Carlo Ancelotti sebagai manajer baru, dengan masa kontrak selama 3 musim. Ancelotti langsung memberikan gelar dengan membawa Chelsea menjuarai Community Shield 2009 setelah mengalahkan Manchester United dalam adu penalti. Kemenangan dalam adu penalti tersebut merupakan pertama kalinya bagi Chelsea sejak 1998, saat Chelsea menghadapi Ipswich Town di Piala Liga. Pada akhir musim, Chelsea berhasil menjuarai Liga Utama Inggris dan Piala FA, yang merupakan pencapaian pertama dalam sejarah Chelsea. Chelsea juga menjadi klub ketujuh yang berhasil mendapat rekor mengawinkan gelar Double winner tersebut. Striker Chelsea, Didier Drogba berhasil mendapatkan Golden Boot sebagai Pencetak Gol Terbanyak dengan torehan 29 gol. Pada pertandingan terakhir liga pada 9 Mei 2010, Chelsea mempermalukan Wigan dengan skor telak 8–0 dengan Drogba mencetak 3 gol. Chelsea juga mencetak rekor menang mutlak 100% terhadap semua tim empat besar Premier League (Manchester United, Liverpool, dan Arsenal). Pada musim keduanya, Ancelotti dipecat Chelsea pada Mei 2011 setelah kekalahan 1-0 dari Everton di pertandingan terakhir musim 2010–11.
Pada awal musim 2011–12, André Villas-Boas ditunjuk sebagai pelatih Chelsea.[16] Setelah sejumlah hasil buruk yang dialami Chelsea, Villas-Boas dipecat pada bulan Maret 2012. Asistennya, Roberto Di Matteo yang merupakan mantan pemain Chelsea kemudian ditunjuk sebagai pelatih utama ad interim. Dibawah arahan Di Matteo Chelsea menunjukkan hasil impresif dengan berhasil meraih gelar juara Piala FA untuk ketujuh kalinya[17] dan Liga Champions UEFA[18] untuk pertama kalinya dalam sejarah klub–yang sekaligus menjadi klub London pertama yang meraih gelar tersebut.[19] Pada memenangkan Liga Eropa UEFA 2012–13, Chelsea menjadi klub Inggris pertama yang memenangkan semua empat piala Eropa.
John Robertson seorang pemain timnas Skotlandia berusia 28 tahun saat itu dipilih merangkap jabatan pemain-manajer pertama Chelsea. Sejumlah pemain direkrut dari berbagai klub untuk memperkuat tim, seperti penjaga gawang William "Fatty" Foulke dari Sheffield United, Jimmy Windridge dan Bob McRoberts dari Small Heath, dan Frank Pearson dari Manchester City. Pertandingan pertama mereka terjadi pada 2 September 1905, sebuah laga tandang menghadapi Stockport County. Chelsea kalah dengan skor 0–1.[10] Sedangkan pertandingan kandang pertama mereka adalah sebuah kemenangan 4–0 pada laga persahabatan menghadapi Liverpool. Robertson juga merupakan pencetak gol pertama Chelsea pada laga kompetitif saat kemenangan 1–0 atas Blackpool.[11]
Chelsea mengalami sejumlah promosi-degragasi pada Divisi Satu dan Divisi Dua Liga Inggris setelah berhasil meraih promosi ke Divisi Satu pada musim kedua mereka. Pencapaian terbaik mereka pada tahun-tahun awal adalah berhasil melaju hingga ke babak final Piala FA 1915 namun dikalahkan Sheffield United di Old Trafford dan saat mengakhiri Divisi Satu pada posisi tiga klasemen akhir tahun 1920.[12] Chelsea memiliki reputasi mendatangkan pemain-pemain terkenal[13] dan jumlah penonton yang besar[14], tapi kesuksesan masih belum menghampiri mereka pada masa-masa Perang Dunia I dan II.
Mantan penyerang Arsenal dan Inggris Ted Drake menjadi manajer pada tahun 1952. Drake mulai memodernisasi klub baik di dalam dan di luar lapangan. Ia mengganti logo Chelsea pensioner, meningkatkan sistem pelatihan dan pembinaan tim usia muda, dan memperkuat kedalaman tim dengan kelihaian mendatangkan sejumlah pemain dari divisi-divisi bawah dan liga-liga amatir hingga berhasil membawa Chelsea meraih trofi juara pertama mereka, gelar juara Divisi Satu Liga Inggris 1954–55. Pada musim berikut, UEFA mengadakan kejuaraan antar klub juara liga di Eropa, Piala Champions, namun ketidaksetujuan otoritas Liga Sepak Bola Inggris dan FA membuat Chelsea menarik diri dari kejuaraan tersebut sebelum dimulai.[15] Chelsea gagal melanjutkan kesuksesan tersebut dan hanya menjadi penghuni papan tengah klasemen liga pada dekade 1950an. Drake dipecat pada tahun 1961 dan digantikan oleh Tommy Docherty yang merangkap jabatan pemain-manajer.
Pada tahun yang sama (2005), Chelsea juga menjuarai Piala Carling dengan mengalahkan Liverpool. Selanjutnya pada tahun 2006, Chelsea kembali berhasil menjuarai Liga Utama Inggris. Dan pada tahun 2007, Chelsea juga kembali berhasil menjuarai Piala Carling setelah mengalahkan Arsenal 2-1 dan menjadi juara Piala FA setelah mengalahkan Manchester United 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.
Tapi karena beberapa penampilan yang buruk pada awal kompetisi 2007/2008 ditambah dengan ketidak sesuaian dengan sang pemilik, akhirnya Jose Mourinho mengundurkan diri dari jabatan manager, dan kemudian digantikan oleh Avram Grant mantan manajer tim nasional Israel.
Diawal masa kepelatihan Grant, banyak kalangan yang memandangnya sebelah mata. Meski demikian, Avram Grant mampu membawa Chelsea menjadi treble runner-up yaitu di ajang Piala Carling sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1. Disusul menjadi runner-up Liga Utama Inggris dibawah Manchester United dan menjadi runner-up di ajang Liga Champions setelah kalah adu penalti 6-5 dari Manchester United. Namun prestasi tersebut dianggap tidak cukup baik sehingga Grant terpaksa dipecat di akhir musim.
Pada akhir Januari 2009, Avram Grant digantikan oleh pelatih asal Brasil, Luiz Felipe Scolari. Namun, Scolari juga tidak mampu memberikan prestasi yang memuaskan. Sehingga pada akhir April 2009 mengalami nasib yang sama dengan Grant. Posisi kosong manajer Chelsea kemudian diisi oleh pelatih Rusia saat itu, Guus Hiddink, sampai akhir musim 2008–09. Pada akhir bulan Mei, sebelum meninggalkan Chelsea, Guus Hiddink memberikan kenangan manis dengan membawa gelar Piala FA kelima Chelsea.
Diawal musim kompetisi 2009–10, Chelsea mengumumkan Carlo Ancelotti sebagai manajer baru, dengan masa kontrak selama 3 musim. Ancelotti langsung memberikan gelar dengan membawa Chelsea menjuarai Community Shield 2009 setelah mengalahkan Manchester United dalam adu penalti. Kemenangan dalam adu penalti tersebut merupakan pertama kalinya bagi Chelsea sejak 1998, saat Chelsea menghadapi Ipswich Town di Piala Liga. Pada akhir musim, Chelsea berhasil menjuarai Liga Utama Inggris dan Piala FA, yang merupakan pencapaian pertama dalam sejarah Chelsea. Chelsea juga menjadi klub ketujuh yang berhasil mendapat rekor mengawinkan gelar Double winner tersebut. Striker Chelsea, Didier Drogba berhasil mendapatkan Golden Boot sebagai Pencetak Gol Terbanyak dengan torehan 29 gol. Pada pertandingan terakhir liga pada 9 Mei 2010, Chelsea mempermalukan Wigan dengan skor telak 8–0 dengan Drogba mencetak 3 gol. Chelsea juga mencetak rekor menang mutlak 100% terhadap semua tim empat besar Premier League (Manchester United, Liverpool, dan Arsenal). Pada musim keduanya, Ancelotti dipecat Chelsea pada Mei 2011 setelah kekalahan 1-0 dari Everton di pertandingan terakhir musim 2010–11.
Tentang Chelsea FC
Chelsea Football Club /ˈtʃɛlsiː/ adalah sebuah klub sepak bola Inggris yang bermarkas di Fulham, London. Chelsea didirikan pada tahun 1905 dan kini berkompetisi di Liga Utama Inggris.
Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, klub ini telah meraih empat gelar juara Liga Utama Inggris, tujuh Piala FA, empat Piala Liga, satu trofi Liga Champions UEFA, dua Piala Winners UEFA, satu Liga Eropa UEFA dan satu Piala Super UEFA.[3] Stadion kandang mereka Stamford Bridge, berkapasitas 41.837 kursi penonton,[2] telah digunakan sebagai stadion kandang sejak Chelsea didirikan. Sejak tahun 2003, Chelsea dimiliki oleh Roman Abramovich seorang miliuner asal Rusia.[4]
Kesuksesan pertama Chelsea diraih saat meraih gelar juara liga pada tahun 1955. Beberapa gelar dari berbagai kompetisi juga berhasil diraih pada dekade 1960an, 1970an, 1990an, dan 2000an. Dalam periode lima belas tahun terakhir merupakan periode terbaik kesuksesan Chelsea; yang ditutup dengan untuk pertama kali meraih gelar juara Double winner, Liga Utama Inggris dan Piala FA pada tahun 2010 dan gelar juara Liga Champions UEFA pada tahun 2012.[5][6]
Kostum utama Chelsea adalah kaus dan celana berwarna biru royal dengan kaus kaki berwarna putih. Kombinasi tersebut telah digunakan sejak dekade 1960an. Lambang klub telah berganti beberapa kali dalam upaya memodernisasi dan mengubah pencitraan. Lambang yang kini digunakan, yang menampilan seekor singa seremonial memegang sebuah tongkat, merupakan modifikasi dari lambang yang pernah digunakan pada dekade 1950an.[7] Rata-rata jumlah penonton liga pada laga kandang musim 2011–12 sebanyak 41.478 penonton, jumlah tertinggi keenam pada Liga Utama Inggris.
Sepanjang sejarah penampilan dalam dunia sepak bola di Inggris dan Eropa, klub ini telah meraih empat gelar juara Liga Utama Inggris, tujuh Piala FA, empat Piala Liga, satu trofi Liga Champions UEFA, dua Piala Winners UEFA, satu Liga Eropa UEFA dan satu Piala Super UEFA.[3] Stadion kandang mereka Stamford Bridge, berkapasitas 41.837 kursi penonton,[2] telah digunakan sebagai stadion kandang sejak Chelsea didirikan. Sejak tahun 2003, Chelsea dimiliki oleh Roman Abramovich seorang miliuner asal Rusia.[4]
Kesuksesan pertama Chelsea diraih saat meraih gelar juara liga pada tahun 1955. Beberapa gelar dari berbagai kompetisi juga berhasil diraih pada dekade 1960an, 1970an, 1990an, dan 2000an. Dalam periode lima belas tahun terakhir merupakan periode terbaik kesuksesan Chelsea; yang ditutup dengan untuk pertama kali meraih gelar juara Double winner, Liga Utama Inggris dan Piala FA pada tahun 2010 dan gelar juara Liga Champions UEFA pada tahun 2012.[5][6]
Kostum utama Chelsea adalah kaus dan celana berwarna biru royal dengan kaus kaki berwarna putih. Kombinasi tersebut telah digunakan sejak dekade 1960an. Lambang klub telah berganti beberapa kali dalam upaya memodernisasi dan mengubah pencitraan. Lambang yang kini digunakan, yang menampilan seekor singa seremonial memegang sebuah tongkat, merupakan modifikasi dari lambang yang pernah digunakan pada dekade 1950an.[7] Rata-rata jumlah penonton liga pada laga kandang musim 2011–12 sebanyak 41.478 penonton, jumlah tertinggi keenam pada Liga Utama Inggris.
Langganan:
Komentar (Atom)
